mengapa tidak ikut saya saja

suatu hari seorang pengemis datang ke rumah seseorang yang terkenal kikir.

"minta belas kasihan, tuan," kata pengemis, "beri saya beberapa rupiah sekedar pembeli makan."

"wah, saya lagi bokek. tak punya uang."

"baiklah tuan, beri saya sedikit nasi untuk pengganjal perut saya yang lapar."

"wah, nasipun tak ada. belum ada yang di tanak."

"kalu begitu segelah teh pun cukup, tuan"

"teh? saya sendiri belum minum teh sampai saat ini."

"baiklah, kalau begitu saya minta segelas air putih saja, sekadar mengurangi rasa haus."

"air putih pun tidak ada." kata si kikir mantap.

mendengar jawaban yang terakhir ini, si pengemis pun putus asa. katanya " lho, mengapa tuan duduk - duduk di sini. mengapa tidak ikut saya saja?"

"ke mana?" tanya si kikir tidak mengerti.

"ke mana lagi, ya bersama-sama mengemis!" kata si pengemis jengkel.
"sampean kan tidak punya apa - apa seperti saya."

3 comments:

Nazarbayev on 13 June 2010 at 23:32 said...

SUmpeh bro,,,,,,pas ane baca ini, ane langsung barakatak.....gakgakgakgakgak...^_^

AZ COMSOFT on 29 June 2010 at 05:52 said...

wakakak...lucu sob....^_^

adminFREAK on 30 June 2010 at 14:21 said...

haaa haaa ahaaaa
buset! nemu aja kamu nih

Post a Comment

Terimakasih Telah Mau Membaca..
Silahkan Tinggalkan Komentar..

 
Maulana Ni'ma Alhizbi Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template