iman kepada allah dan sifat allah الإيمان بوجود الله - الإيمان بالله

Rukun Iman (pilar keyakinan) ini adalah menurut aliran Islam Sunni terdiri dari:

  • Iman kepada Allah
    • Patuh dan taat kepada Ajaran Allah dan Hukum-hukumNya
  • Iman kepada Malaikat-malaikat Allah
    • Mengetahui dan percaya akan keberadaan kekuasaan dan kebesaran Allah di alam semesta
  • Iman kepada Kitab-kitab Allah
    • Melaksanakan ajaran Allah dalam kitab-kitabNya secara hanif. Salah satu kitab Allah adalah Al-Qur'an
    • Al-Qur'an memuat tiga kitab Allah sebelumnya, yaitu kitab-kitab Zabur, Taurat, dan Injil
  • Iman kepada Rasul-rasul Allah
    • Mencontoh perjuangan para Nabi dan Rasul dalam menyebarkan dan menjalankan kebenaran yang disertai kesabaran
  • Iman kepada hari Kiamat
    • Faham bahwa setiap perbuatan akan ada pembalasan
  • Iman kepada Qada dan Qadar
    • Paham pada keputusan serta kepastian yang ditentukan Allah pada alam semesta

Adapun yang dimaksud dengan Iman kepada Allah SWt adalah Membenarkan dengan seyakin-yakinnya dalam hati dan pikiranya terhadap adanya Allah SWT sebagai pencipta seluruh jagad Alam dan beserta isinya. Juga mempercayai bahwa Allah memiliki seluruh sifat dan Asma yang sebagaimana telah disebutkan dalam AlQuran dan Hadist, tanpa adanya keraguan sedikitpun.

Dalil naqli mengenai adanya Allah tersebut dalam banyak ayat, diantaranya yaitu surat AlA’raf ayat 54 dan AlBaqarah 186.
Adapaun dalil ‘aqli yang menunjukan adanya Tuhan semesta Alam:
1. Adanya alam yang maha luas ini beserta segala isinya dengan segala keindahanya dan keseimbangannya akan menuntun dan menunjukan bahwasanya ada Sang Penciptanya.
2. Adanya alquran yang berisi petunjuk kebenaran yang tak diragukan lagi oleh pikiran setiap manusia kecuali orang-orang yang tertutup oleh nafsunya. Bahkan tak ada satupun makhluk di dunia ini yang dapat membuat ayat-ayat semisal AlQuran.

Ilmu Sebagai Jalan Iman
Jika manusia ingin memiliki iman yang benar dan mantap maka harus dengan ilmu. Orang yang hanya ikut-ikutan beriman tanpa dilandasi ilmu maka pastilah keimanannya itu akan cepat gonjang ketik mengalami ujian yang yang rumit, hingga akhirnya dia akan murtad. ” Dan diantara manusia da orng yang menyembah Allah berada di tepi, maka jika ia memperoleh kebajikan tetaplah ia dalam keadaan itu dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, bebaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akherat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.” (Al Hajj: 11)

Asmaul husna
Hanya bagi Allah lah nama-nama yang mulia. Para ulama mensepakati bahwa bagi Allah ada 99 asmaulhusana sesuai dengan asma-asma yang tersebut dalam AlQuran.
” dan bagi Allah lah asmaul husna itu maka berdoalah dengan menyebut nya (Nama-namaNya Yang Mulia).(AlA’raf: 180)


sumber:
http://www.khabarislam.com/iman-kepada-allah.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Rukun_Iman

3 comments:

Muhammad Taqi on 2 September 2010 at 21:03 said...

amantu billah, tsummas taqim

fakta lompat on 4 September 2010 at 14:45 said...

mangstab....
okelah..ane tambah tau tentang agama.hehehe
lanjutkan

yhas kampoeng nimbuzz on 4 September 2010 at 16:26 said...

KAMPOENG NIMBUZZ ®
BERSYUKURLAH KITA TELAH DI KEHENDAKI ALLAH BERIMAN KEPADA NYA

Post a Comment

Terimakasih Telah Mau Membaca..
Silahkan Tinggalkan Komentar..

 
Maulana Ni'ma Alhizbi Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template